Senin, 27 Desember 2021

penutup tahun


mungkin beberapa orang pernah menulis ini menjelang akhir akhir tahun.
"Selamat datang bulan Desember, mari tutup akhir tahun dengan sesuatu yang indah."
akupun juga begitu sih,
tak ku tulis, namun hanya aku ucapkan dalam hati.
semoga di penutup tahun ini beberapa mimpiku bisa tercapai.

namun,
keliatannya tak selancar yang kuucapkan dulu.
aku pernah menanamkan beberapa hal ini sebelum masuk bulan desember.
pokok di akhir tahun ini projectku harus kelar, aku harus selesai sidang, nutut waktu untuk daftar S2 di salah satu kampus impianku dulu, and i hope i find someone that i must focus on her, yep i want focused my attention to single person, i dont want to be people's pleaser again.

yaa pada akhirnya, projectku belum bisa sepenuhnya kelar di akhir tahun ini.
sidang?
karena beberapa hari yang lalu aku fokus kerjain project, jadinya aku agak terlambat kembali ke kampus, tadi konsul dengan pembimbing ingin maju sidang di akhir tahun ini namun gabisa, alhasil aku maju di awal tahun depan. yaaaa its okay, ini salahku karena terlalu mepet pula.
dan untuk daftar S2?
terakhir pendaftaran tanggal 2 januari 2022, andaikan aku sidang sebelum ganti tahun, aku masih belum bisa nututin administrasi karena masih harus ngurusi SKL dan lain lain, yaa gapapa lah,
and for the last, i think i still not worth it for people, yepp i must upgrade my self.

gapapa,
itu kata kata yang sering aku ucapkan akhir akhir ini.
hidup tak selamanya harus sesuai yang kita inginkan kan?
i fell broken right now, aku mungkin terlalu menaruh tinggi harapan yang untuk mencapainya perlu dukungan dari beberapa orang.
tapi aku merasa cukup,
lebih dari cukup malahan, atas segala apa yang telah kulakukan selama ini.
beberapa hal yang dapat kupetik sebagai pelajaran adalah
jangan berharap terlalu tinggi pada sesuatu yang mana hal itu tidak bisa kau gapai sendirian, its okay to fail, tapi jangan lupa untuk bangkit lagi.

tapi diantara banyak kegagalan di akhir tahun ini, aku masih punya beberapa hal yang patut aku syukuri, diantaranya
diundang jadi pemateri di seminar nasional oleh kampus lain, jurnalku sudah selesai, mendapat pembimbing dan penguji yang super baik, mendapat rekomendasi yang aku masih belum bisa menyebutkannya disini dan yang terpenting pertama kalinya aku bisa tegas tentang perasaan.

ya semoga di awal tahun besok, beberapa kebahagiaan akan muncul untuk mengganti kesedihan di akhir tahun ini, aku yakin itu.

Kamis, 09 Desember 2021

manusia serakah

serakah.
tiap manusia pasti memiliki sifat tersebut.
yang membedakannya adalah bagaimana mereka mengontrol sifat tersebut.
ketika kita tidak bisa mengontrolnya, hidup kita akan selalu dipenuhi oleh rasa ketidak puasan.

ya,
aku merasakan sifat tersebut ada pada diriku.
terkadang aku merasa sedih, aku tidak bisa mencapai pencapaian tertentu dalam hidup seperti orang lain.
sehingga, hidup selalu terasa ada yang kurang.

tapi,
terkadang dibalik semua itu.
aku seakan akan lupa akan segala pencapaian yang telah berhasil kuraih.
aku terlalu mengejar sesuatu yang mungkin saat ini belum pantas ditakdirkan untukku.
dan mengutuk, seakan akan aku orang yang paling tidak beruntung di dunia ini.

mungkin saja,
aku masih harus memantaskan diri terlebih dahulu.
untuk mendapatkan pencapaian pencapaian selanjutnya pada hidup ini.
bukan dunia yang jahat, tapi memang belum pantas saja hahaha.
pelajaran malam ini yang akan selalu kuingat adalah.
"kamu tidak dapat memiliki segalanya, kamu harus ingat itu"
seperti kata mahatma gandhi
"Ada kecukupan di dunia untuk kebutuhan manusia tetapi tidak untuk keserakahan manusia."

jadi,
mari kita belajar untuk bersyukur tentang apa yang kita telah capai hingga saat ini.
its okay, jika kita masih dibawah orang lain.
tapi ingat, timeline tiap orang itu berbeda beda.
atau bisa juga memang usaha atau doa kita masih kurang.
atau mungkin semesta menilai kita masih belum pantas untuk mendapatkannya.

lalu,
jangan lupa syukurilah segala yang telah kita capai sampai hari ini.
kunci hidup bahagia adalah berhenti membanding bandingkan hidupmu dengan hidup orang lain.
ah tapi tolong, aku juga masih belajar tentang hal itu.
semoga kita semua bisa melakukannya.
aamiin.



Jumat, 26 November 2021

bukan orang egois

lama tidak menulis
seperti biasa,
jika aku mulai menulis biasanya lagi banyak pikiran yang mengganggu yang harus segera diluapkan

ya
beberapa bulan yang lalu
aku berjanji pada diriku sendiri
aku harus lebih menyayangi diri sendiri
daripada harus mengorbankan diri ini untuk kepentingan orang lain.
untuk memulainya memang susah sih
terlebih lagi dulunya aku termasuk golongan people pleaser hahaha.

pada akhirnya aku sudah bisa menjalaninya dengan lancar
aku merasa terlepas dari semua beban dan tanggung jawab yang seharusnya bukan tanggunganku
namun
sekarang aku merasa jauh dengan orang orang yang dulu dekat denganku
dengar dengar ada yang bilang aku sekaranh jadi orang egois hahahaha
entah memang aku yang terlalu mengisolasi diri dari luar
atau mereka yang segan denganku hahaha

ah
tapi tak apa
People come and go. That's life. 
yang mungkin nggak ngerasa cocok bakalan pergi, dan yang ngerasa masih cocok bakal tetap ada.

tapi
yang patut diketahui
bukannya aku tidak mau lagi membantu siapapun
bukannya aku sekarang jadi egois
tapi,
aku ngerasa
ini sudah waktuku untuk fokus ke diriku sendiri
sudah tidak ada lagi buang buang waktu untuk orang lain.
bukannya aku sekarang jadi money oriented 
tapi, 
kata dosenku "cukuplah kamu jadi konsultan saja buat teman temanmu, tidak perlu sampai mengorbankan waktumu" 
dan kata temanku "fokus pada pencapaianmu, jangan biarkan dirimu jadi badut"

ya benar juga sih
aku masih ada cita cita yang harus aku capai untuk beberapa tahun kedepan.
aku ingin mendedikasikan hidupku hanya untuk diriku, keluargaku, serta orang orang yang masih mau sejalan denganku.
umur umur segini sih bukan waktunya buat main main juga sih.

oh iya diatas aku nulis
People come and go. That's life.
wahai manusia yang kenal dengan tidak sengaja beberapa waktu yang lalu.
mungkin jika yang mbaca dirimu bakal kuubah.
People come and go, but can't you be the one that stays?
haha,
tapi apalah aku sekarang masih seperti remehan peyek, merasa belum pantas untuk siapapun.
tapi beri aku sedikit waktu, akan kuusahakan lebih baik dari sekarang.


Minggu, 02 Mei 2021

tentang berdamai dengan diri sendiri

Berdamai dengan diri sendiri
merupakan sebuah kata yang mudah diucapkan.
Namun bisa saja sangat sulit dilaksanakan.
Tapi sebenarnya apa sih berdamai dengan diri sendiri???

Berdamai dengan diri sendiri
menurutku adalah sebuah proses dimana kita sepenuhnya bisa memahami diri sendiri.
Menerima segala kekurangan yang kita miliki.
Dan berani jadi diri kita sendiri.
Karena sebagian dari kita kebanyakan berekspektasi terlalu tinggi, namun diri kita tidak mampu melakukannya, sehingga pada akhirnya akan memberi beban sendiri pada kita.
Hal ini jika dibiarkan dapat menghalangi kita untuk mendapatkan kebahagiaan yang sesungguhnya.

Karena apa?
Karena kita akan terlalu fokus mengerjar sesuatu, sehingga kita jadi lupa mencintai diri sendiri.
Memang melampaui batas kemampuan kita itu perlu sih, tapi kita juga harus melihat kapasitas kita sendiri.
Sehingga pada kebanyakan kasus, kita akan lebih terpacu pada pencapaian.

Jadilah diri sendiri, lakukan apa sebaik apa yang bisa kita lakukan.
Memang, rumput tetangga kadang lebih hijau dari rumput kita.
Tapi, jangan biarkan hal itu mengganggu pikiranmu.
Tiap orang punya titik start yang berbeda beda.
Fokus apa yang kita bisa, dan yang paling penting jangan sakiti dirimu sendiri.

Satu lagi, kecewa dan gagal adalah salah satu bagian dari hidup.
Tanpa ada keduanya, kita tidak bisa menjadi sosok yang lebih kuat.
Dan jangan berpura pura menghindarinya atau tidak merasakannya.
Karena hal itu hanya menunda diri kita melewatinya.

Lalu, bicara tentang rasa sayang.
Seharusnya kita itu harus lebih bisa sayang dengan diri sendiri.
Bolehlah kita sayang dengan orang lain, tapi jangan sampai menyakiti diri sendiri.
Jika kita saja tidak bisa sayang dengan diri sendiri, bagaimana kita akan sayang kepada orang lain??
Orang yang benar benar sayang dengan dirimu, tidak akan pernah membiarkan dirimu menyakiti dirimu sendiri kok.

Jadi, sudahkah kita berdamai dengan diri sendiri??

Selasa, 20 April 2021

tentang hidup dan waktu

“Jika kamu mencintai hidup, jangan buang waktumu, karena waktu adalah bagian dari hidup…” – Bruce Lee

Tentang hidup dan waktu
sesuatu yang tidak bisa dipisahkan
Tidak ada waktu, hidup tidak bisa berjalan
banyak orang bilang, bahwa waktu merupakan suatu hal yang ajaib.
banyak pertanyaan  yang pada akhirnya terjawab seiring berjalannya waktu.

Oleh karena itu,
biarkan waktu yang akan menjawab semua kamu perempuan yang membuat aku jatuh cinta
dan kini biarkan aku menjalani hidupku menanti jawaban itu tersingkap dengan sabar.

Kamis, 15 April 2021

tidak tau harus bagaimana

ada saatnya kita lelah
ada saatnya kita bingung
Tapi,
apakah ini saatnya untuk menyerah?

mungkin hampir semua dari kita pernah merasakan ini.
merasa seperti dunianya telah runtuh.
entah karena kenyataan yang benar benar sudah terjadi atau hanya spekulasi spekulasi yang terbang di kepala.
jujur saja, aku selalu terbayang bayang tentang kemungkinan terburuk, apapun itu.
sebenarnya cara berfikir seperti itu menurutku bagus sih.
kenapa? karena kita jadi bisa menyiapkan sesuatu yang tidak diinginkan, contohnya saja sebuah kegagalan yang belum terjadi.
Bukannya pesimis, tapi apa salahnya sih kita menyiapkan kegagalan?

Tapi,
Kadang hal tersebut juga membuat kita takut akan menghadapi kenyataan yang sebenarnya, kebanyakan sih takut akan kegagalan.
Dan tak sedikit pula yang perjuangannya berhenti di tengah perjalanan gara gara rasa pesimisnya muncul.
yang pada akhirnya kita berhenti memperjuangkan apa yang sebenarnya ingin kita perjuangkan.

Mungkin saat ini aku sedang di fase itu.
Selalu terbayang bayang "Mengapa dijalani sejauh ini jika pada akhirnya hasilnya sudah kita ketahui?"
Tapi kadang juga aku juga berfikir "masa depan itu sebuah misteri, kita tidak bisa menebaknya, selalu ada faktor X yang mempengaruhinya, walaupun sekecil apapun persentasenya, jika memang ditakdirkan terjadi, ya terjadi"

Memang, kita tak akan tahu hasilnya jika belum mencoba, tapi terkadang jiwa pesimisku selalu menghalanginya.
Aku teringat sebuah kutipan

"Langkah  pertama  adalah  menetapkan  bahwa  sesuatu  itu  mungkin, maka  probabilitas  akan  terjadi."   (Elon  Musk)

ya, aku baca ini di motto yang ada di skripsinya erwin haha.
intinya kita harus percaya dulu bahwa sesuatu itu mungkin terjadi, lalu kemungkinan sesuatu itu terjadi akan ada.
berbeda ketika kita tidak yakin, saat kita tidak yakin sesuatu itu terjadi, mungkin kita tidak jadi melaksanakan hal tersebut sehingga probabilitasnya tidak terjadi haha.
ribet ya kata kataku? intinya kita harus yakin dulu

tapi sebelum itu semua, mungkin aku harus berdamai dengan diriku sendiri terlebih dahulu. mungkin aku butuh waktu, butuh jarak terlebih dahulu, sekali lagi maaf, sepertinya aku harus lebih sayang pada diriku sendiri dulu.


ini adalah tulisan pertamaku semenjak beberapa bulan vakum menulis, maaf berantakan.
seperti sebelum sebelumnya, aku hanya menulis ketika aku bingung harus bercerita kepada siapa, ketika ada masalah, maaf jadi membaca sambatanku.
tapi terimakasih sebelumnya telah membaca ini.
semangat untuk semuanya