Sabtu, 29 Januari 2022

terima kasih januari

januari
bulan pembuka di setiap tahun.
membuka semangat baru untuk menjalani tahun ini.
ya, kata sebagian orang.
awal tahunmu adalah ringkasan dari satu tahun yang akan kamu jalani.
entah benar atau tidak, aku hanya berharap yang terbaik saja.

ngomong ngomong,
sepertinya bulan ini menjadi bulan yang dimana aku mencapai kata "pertama" di sebagian pencapaian hidupku.
mulai dari pertama kali aku mendapat gelar Sarjana Teknik, walaupun masih belum dikukuhkan sih ya hahaha.
pertama kalinya ngehandle project yang lumayan gede, dan selesai, alhamdulillah.
pertama kalinya dapet undangan interview dari perusahaan yang aku impi impikan dari dulu, walaupun belum ada balasan sih sampai sekarang, hahaha palingan juga masih belum memenuhi kualifikasi.
pertama kalinya dapat kerjaan, aku juga sempat shock saat diinfokan diterima, apalagai dengan posisi yang aku sukai yaitu PLC Engineer, dan kerjanya full di lapangan, yuy jadi makin excited.
dan yang terakhir kemarin, pertama kali diajak presentasi alat langsung ke bupati, wew, pengalaman yang ga terlupakan sih.

ya semua pencapaian serba "pertama" tadi, ga akan bisa kuraih tanpa adanya pengaruh positif dari orang orang di sekitarku.
aku berharap, tak hanya januari saja titik kebahagiaan yang tinggi yang aku lalui di tahun ini.
tapi,
aku berharap tiap bulannya pencapaian pencapaian dan kebahagiaan akan senantiasa bertambah.

aku pernah membaca kutipan
Jadikan awal bulan dan awal tahun ini sebagai semangat untuk memperbaiki diri. Salah satu hal terbaik adalah memperbaiki.

ya, mungkin di awal tahun ini kita juga harus senantiasa memperbaiki. yang terbaik adalah memperbaiki dunia, jika kita tidak sanggup maka silakan memperbaiki lingkungan sekitar, jika masih belum juga mari kita memperbaiki diri.

tidak ada ruginya untuk memperbaiki diri,
selain kita bisa menambah kualitas dan kapabilitas kita,
kita juga bisa membawa aura positif ke sekitar.
atau dengan memperbaiki diri, bisa mengantar kita untuk meraih pencapaian pencapaian baru.

ya, sepertinya aku juga harus fokus memperbaiki diri mulai awal tahun ini.
masih merasa sangat kurang, jauh dari kata baik apalagi sempurna.
ingin bisa memantaskan diri.
hingga saat ini aku sudah mencapai tahap ragu,
mungkin aku masih belum pantas untuknya.
tapi,
aku harus mulai dari mana?

Senin, 17 Januari 2022

bertanya tanya

bertanya
kadang bertanya ke orang lain merupakan hal yang mudah sih.
tapi,
pernahkah bertanya pada dirimu sendiri???


ya,
akhir akhir ini merupakan masa masa yang rumit pada versiku.
kenapa?
karena ya aku sadar sendiri sih,
ini masa masa dimana kehidupan sebenarnya akan dimulai.
satu jalan yang akan ku ambil kedepannya,
pasti akan menutup jalan yang lain.

makin hari aku makin ragu.
ragu atas jalan apa yang akan ku ambil.
sehingga, apapun kesempatan yang ada di depan mata.
aku langsung spontan mengambilnya.
aku berfikir, harus menyediakan beberapa plan, tak hanya plan B dan plan C, kalau bisa sampai plan Z pun harus kupersiapkan.

karena,
aku takut.
apa yang aku rencanakan, bakal tidak berjalan sesuai rencana.
karena manusia hanya bisa berusaha dan berdoa.
hanya tuhan yang bisa mengabulkannya.

sampai sekarang pun, aku belum punya tujuan detail yang pasti.
praktisi okay, akademisi okay, industri okay, research okay.
aku sudah punya planning semuanya,
tapi sampai kapan ku harus begini?
lambat laun, semakin banyak case yang kulalui.
pasti akan menambah plan plan tersebut.
apakah aku mampu menyiapkannya semua?
aku tidak yakin.

panggilan kerja juga belum pasti, beasiswa belum pasti, usaha juga belum pasti.
mungkin jika aku mendapat kepastian, hidup akan lebih lega sedikit kali ya hahaha.
tapi tak apalah,
mungkin itu harga yang harus aku bayar,
demi masa depan yang baik.
mungkin semesta membentukku sebagai planner terlebih dahulu, sebelum aku terjun di salah satu plan yang telah kubuat sendiri.

its okay,
mungkin tujuan secara mendetailnya belum dapat pencerahan.
tapi tujuan secara utama aku sudah punya.
apapun jalan yang akan ku tempuh nantinya, pokoknya aku harus sukses,
untuk siapa? yang pasti untuk diriku, untuk keluargaku, dan untukmu yang sedang kuperjuangkan.

dan, pertanyaan terakhir untuk diriku sendiri.
apakah kamu bisa melakukannya???