Dunia tak adil kepadaku.
Mengapa harus begini?
Pernahkah terbesit di pikiran kalian?
Kata kata umpatan yang tak ada solusinya
Dimana kalian di suatu keadaan yang tidak kalian sukai, namun kalian tidak bisa berbuat apa apa.
Keadaan dimana kalian tidak bisa mengubah takdir.
Ya sedikit cerita,
Aku sebenarnya agak kurang suka dilahirkan di zaman zaman seperti ini.
Zaman dimana perkembangan sudah maju.
Dimana kesempatan untuk menjadi inventor jadi semakin kecil.
Jujur,
Dulu aku berharap dilahirkan pada masa revolusi industri pertama
Dimana dunia masih didominasi oleh mesin mesin mekanik.
Aku berharap bisa mengembangkan listrik disana, menjadi sebuah penemu.
Ya setidaknya aku ingin temuanku bisa diabadikan,
Contoh saja volta yang menemukan sel volta namanua diabadikan menjadi satuan beda potensial listrik (volt).
Andai saja aku se angkatan dengan volta, dan aku yang terlebih dahulu menemukan sel eyip, maka saat ini mungkin satuan beda potensial listrik adalah e (eyip)
Hahaha konyol sekali bukan,
Ya aku dulu memang pemimpi yang gagal,
Yang suka menyalahkan takdir.
Namun,
Daripada kita hanya bisa menyalahkan.
Hanya bisa berharap.
Kenapa kita tidak merubah mindset kita menjadi "tukang bersyukur"
Kita syukuri keadaan kita saat ini
Tak usah menyalahkan takdir.
Syukuri apa yang kita punya saat ini.
Jujur saja,
Aku saat ini benci dengan virus yang akhir akhir ini menyebar
Ya, aku benci corona
Karena dia, aku menjadi tidak punya teman disini.
Physical distancing dimana mana
Banyak kematian yang terjadi di dunia.
Tapi,
Apakah kalian menyadari
Dampak positif dari virus tersebut?
Ya, bumi kita jadi lebih sehat
Katanya lapisan ozon jadi menebal
Polusi udara mengurang
Dan banyak lagi lainnya.
Kadang keadaan yang kita benci
Justru menjadi sebuah keadaan yang memang dibutuhkan oleh orang banyak.
Terkadang pengorbanan itu perlu
Korban perasaan, korban jiwa, korban materi maupun korban rasa rindu.
Percayalah, ada hikmah dibalik semua ini.
Jangan merasa hanya engkau yang tersiksa didunia ini.
Ya tulisan ini aku tujukan pada kita semua terutama untuk diriku sendiri
Yang suka menyalahkan keadaan
Semoga kita bisa sadar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
silahkan