Senin, 13 Juli 2020

tentang mengikhlaskan

Ketika kita sudah benar benar mencintai
Terkadang kita lupa
Mungkin suatu saat,
Kita harus mengikhlaskan.
Tapi, apakah kita sudah siap?


Saat kita sudah mencintai sesuatu
Dunia serasa telah lengkap
Sesuatu yang telah membuatmu berhenti mencari
Memang terasa indah
Tapi pernahkah kau bayangkan
Jika suatu saat
Cintamu pergi meninggalkanmu?

Tidak menutup kemungkinan memang
Suatu yang dulunya dekat, lalu tiba tiba menghilang
Suatu yang dulunya selalu ada, tiba tiba sirna begitu saja.
Lalu, saat kita sudah tidak bisa mengusahakannya lagi
Kita hanya punya satu pilihan, yaitu mengikhlaskan.

Mencintai dan mengikhlaskan
Terkadang kita hanya bisa mencintai, namun tidak bisa mengikhlaskan.
Lumrah sih, memang mengikhlaskan itu berat.
Apalagi yang dulunya sangat dekat sekali.
Tapi apakah kita sadar?
Seringkali kita mengabaikan pelajaran untuk ikhlas.
Padahal, semua itu berawal dari ikhlas.
Ikhlas menerima, ikhlas mencintai, ikhlas dengan segala keadaan, hingga ikhlas untuk ditinggalkan.

Mengikhlaskan tetap butuh proses
Membutuhkan waktu yang tak sebentar
Siapa sih yang bisa mengikhlaskan dengan mudahnya?
Akupun sepertinya belum bisa, bahkan aku takut dengan kemungkinan terburuk.

Bagaimanapun juga
Kita harus tetap berjalan kedepan
Dengan mengikhlaskan, secara tidak langsung kita telah membuka jalan kita kedepan
Terkadang kita harus memahami suatu hal

"Mengikhlaskan bukan berarti menyerah. Tetapi kita sadar bahwa ada hal yang tidak bisa dipaksakan"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

silahkan